Entry: shafa's little poem Dec 23, 2004



ketika hujan turun di tanah basah.
larutkan segenap keheningan di gersangnya udara
sepenggal cermin menampakkan semburat bayangan
dan tergugu seraut wajah dalam kering tak berkesudahan

segalanya tak akan pernah sama...
hingga waktu merampas bening menjadi keruh di cerminan

adakah yang berdaya mengubah semua keburaman ini menjadi cahaya?
hingga kering tulang belulang, masih jua angkuh

gerimis kembali meraup gundah
segala tak seperti dulu
yang manis, menyejukkan hati
yang buruk, membuat hati teriris sakit
tapi hanya seraut yang mengerti
sedang semua cerminan hanya tertawa di atas tulang berdaging
hingga kapan tulang berdaging itu akan menertawakan kematiannya
menertawakan kesombongannya atas dunia
dan merasa menguasai semuanya....
hingga kapan seperti itu...

from shafa's blue heart

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments