ada hal yg menyesakkan hati ketika kita melihat peristiwa apa yg marak akhir2 ini di negeri kita. rasanya, masyarakat kita makin jauh saja dari agama. kalu toh dekat, nggak mungkin ada begitu banyak kejahatan merajalela. dan herannya, semakin ditimpa musibah&ujian, semakin banyak pula berbuat syirik. masyaa Alloh... apa kita nggak malu pada Alloh Ta'ala?? "Dan tidaklah aku ciptakan jin & manusia melainkan untuk menyembahku." (Adz-Dzariyat:56)
miris aja rasanya kalau melihatnya. baru juga diuji keimanan kita dengan musibah2 yang datang, eehh...malah tambah syirik. pakai "larung sesaji", ritual tolak bala, dsb. ada juga malah murka Alloh yg datang, bukannya musibahnya hilang. piye sih??!! nggak habis pikir! Tuhan itu nggak butuh sesaji begituan, bahkan sebenernya nggak butuh terhadap ibadah kita. tapi yg butuh itu kita, kalau mau masuk surga-Nya lho... trus, kok bisa2nya, ada yg mikir dengan ritual kaya' gitu bakal menghentikan musibah?? itu namanya naif. padahal Alloh kan sudah memerintahkan kita untuk memurnikan keimanan kit pada-Nya (=ibadahnya bersih dari syirik). ibadah itu kan nggak cuma sholat, puasa, shodaqoh aja. tapi segala hal yg itu menyangkut aqidah kita namanya ibadah. nah coba kita pikir, apa Tuhan itu butuh sesaji kita? masa' kita yang sudah maju budayanya ini mau disamain sama org2 primitif yg sukanya memberikan persembahan pada tuhan-nya. bedanya mereka pakai tumbal manusia, tapi sekarang pakai tumbal makanan (=sesaji). apa Tuhan yang Maha Kuasa butuh dengan "persembahan kecil" seperti itu?? kalo dibilang "yg penting niatnya!" nah lho, jangankan liat niat, padahal kan jelas2 sesaji itu nggak pernah dicontohkan oleh Rosululloh sholallohu 'alaihi wassalam. kalau sesuatu nggak dicontohkan, ngapain dilakukan? dan lagi, Dia punya lebih banyak dari itu. daripada cuma dibuang2 untuk sesaji, mendingan diberikan pada fakir miskin kan malah dapat pahala (kalo ikhlas...). ya nggak??:)
Posted at 04:28 pm by the-way