wah...
hari baru udah hampir dilewati. cuma...sayang sekali artikel yang semestinya dah di posting malah lupa ga di posting.
padahal dah nulis buanyaaakkk....banget. yah...sayang sekali^-^
beberapa hari kemaren kok hujan terus ya? tapi harusnya bersyukur, alhamdulillah nggak kekeringan au malah banjir. alah..alah...kita sebagai manusia kurang apa lagi, sih, hmm??
semua udah disediain sama Alloh. kita tinggal usaha. kesedihan yang kita alami, sampai2 ada yang bunuh diri, itu kan "kerjaan" kita sendiri au manusia lain yang "selalu kekurangan" <=buktinya,selalu menjahati org laen!>
apa gak sedih ya, hidup orang yang suka menyakiti orang lain itu? kok kayaknya hidupnya itu "blas" gak ada seneng2nya. kalo' dlm psikologi en ilmu kedokteran, maybe ada yang salah dengan syarafnya. jadi, kalo' kita merasa sering menyakiti orang lain-dengan sengaja- dan merasa 'puas', harusnya kita cepet2 "berobat". bukan berarti gila, lho! org yang sakit psikologis belum tentu gila. lagian, org gila kadang lebih 'manusiawi' dibanding kita. lha wong mereka aja, setidaknya banyak yang 'diam'. tapi kita?? berapa kali dalam hidup, kita menyakiti org lain. yang paling sering kita lakukan adalah 'nge-rumpi'. kelihatannya bagi "nona-nona", nge-rumpi adalah suatu kegiatan yang asyik, mendebarkan dan tiada habisnya.
tapi...jika sebentar saja kita sadapi, kita pikirkan "gimana sih, perasaanku kalo' jadi dia?" apakah dia akan sedih, marah, sakit hati, atau jangan2 malah bunuh diri? waduh..waduh.. kebangetan bener sih, kita! sedihnya lagi, kalo' ternyata apa yang kita 'gossip'kan itu ternyata SALAH! atau tanpa kita sadari, kita itu lebih jelek, lebih jahat daripada dia. ihh...malunya... apa nggak malu, tuh??
Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam pernah bersabda yang intinya: ghibah<gossip> itu sama saja seperti memakan bangkai orang yang kita ghibah-kan. maka, apakah kita tidak merasa JIJIK?? apa gak jijik tuh, makan bangkai? kenapa sih, kita nggak berusaha memperbaiki diri sendiri dulu? belum tentu kita udah baik. kalau udah jelas2 orang itu salah, baru kita luruskan. tentunya dengan cara yang baik dan lemah lembut serta "4 mata" alias RHS.
yah... begitulah manusia. diciptakan dengan sifat berkeluh kesah dan tidak pandai bersyukur...
wallahu a'lam musta'an