<< March 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31

Monggo kepanggih kaliyan:
Arheena
Richa
niezaa
Rumii
adhya
situs tetangga
kean
LINK2:
Islamic site
pustaka Islam
google
muslim.or.id
mb rismi
mail yahoo
hotmail
our psyche

JIKA KAU TIDAK MALU PADA ALLAH DAN MAKHLUQ-NYA, MAKA BERBUATLAH DI DUNIA SEKEHENDAK HATIMU

Anak Adam ibarat papan yang dipasang sebagai sasaran dari panah kematian. Siapa yang dipanah dengan anak panah-anak panahnya, tidak akan meleset. Dan bila kematian itu telah menginginkan seseorang, maka tidak akan menimpa yang lain. Ketahuilah, sesungguhnya kebaikan yang paling besar adalah kebaikan di akhirat yang abadi dan tidak berakhir, yang kekal dan tidak fana, yang terus berlanjut dan tak kenal putus.

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed


Mar 10, 2005
the inspiration...

gemerlap luruh dalam hanyut ketidakberdayaan.
lantang teriakmu meracau sepoi angin dan dedaunan
hingga peluh mengucuri tangkai kebekuan.
hampa adalah kunci dari segala kisah yang kaurangkaikan
terangkai dalam degup jantung kehidupanmu.
adakah tak kau sesali semua itu?
sedang yang melihatmu terpekur haru...

hmmm...baru aja dapet inspirasi dari sebuah tulisan. kisah menyedihkan dari seseorang. sedih...banget.
jadi inget juga pada seseorang yang dulu begitu dekat. entah bagaimana kabarnya sekarang. sehatkah? masih bahagiakah? masih seperti dulukah? semoga saja begitu.
banyak hal yang ingin kulakukan untuk orang lain. tapi kenapa justru aku yang banyak dibantu oleh mereka??rasanya jadi nggak berguna banget. ah! tapi masa' harus merasa begitu <BTW, itsna ko ga slesai2 ya, kuliahnya??>
ingat pada seseorang yang udah banyak menyuportku dulu. yang banyak membantuku. yang selalu kurepotkan dengan kekonyolanku <bagaimana kabarmu?>. yang tak pernah sempat tuk kubalas segala kebaikan dan pengorbanannya. semoga Alloh saja yang membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda.
<ko jamnya lambat amat, yah!> 
entah bagaimana caraku tuk bersyukur padaNya karena telah mempertemukan aku dengan begitu banyak orang baik, juga dengannya. yang kusedihkan, dia yang telah begitu banyak membantuku, dia pula satu2nya yang tak sanggup ku tuk membantunya.

segenggam permata yang terserak
kau diamkan dan kau tinggalkan
sementara batu pasir kau raih serta.
itu adalah batu, meski warnanya indah kemilau
kemanapun kau bawa serta, batu tetaplah batu.

 


Posted at 02:53 pm by the-way

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry